Definisi & Hukum Bacaan
Sifat huruf adalah karakteristik atau ciri khusus yang dimiliki oleh setiap huruf dalam bahasa Arab. Sifat ini sangat penting dalam tajwid karena dapat mempengaruhi cara membaca huruf tersebut. Sifat huruf dibagi menjadi dua kategori: sifat yang tetap dan sifat yang tidak tetap.
Cara Membaca
- Sifat yang Tetap: Sifat ini tidak dapat diubah dan selalu melekat pada huruf, seperti:
- Jahr: suara yang keluar dari tenggorokan dengan jelas.
- Hams: suara yang keluar dengan lembut dan tidak jelas.
- Ikhfa': menyembunyikan suara saat membaca.
- Sifat yang Tidak Tetap: Sifat ini dapat berubah tergantung pada huruf yang berdekatan, seperti:
- Tafkhim: suara yang dibesarkan.
- Tarqeeq: suara yang diperkecil.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
- Jahr: Contoh bacaan yang jelas adalah kata 'قَالَ' (Qāla) dalam Surah Al-Baqarah ayat 2.
- Hams: Contoh bacaan lembut bisa dilihat pada kata 'سَمَاءَ' (Samā’a) dalam Surah Al-Mulk ayat 1.
- Ikhfa': Dalam Surah Al-Nas ayat 4, terdapat lafadz 'مِنْ شَرِّ' (Min Sharri) di mana suara dihasilkan tanpa penekanan.
- Tafkhim: Lafadz 'صَادِقِينَ' (Ṣādiqīn) dalam Surah Al-Baqarah ayat 177 menunjukkan suara yang dibesarkan.
- Tarqeeq: Contoh suara kecil bisa dilihat pada kata 'لِيُنفِقْ' (Liyunfiq) dalam Surah Al-Baqarah ayat 254.