Pembagian Mad
1. Definisi & Hukum Bacaan
Mad adalah panjang suara yang terjadi pada huruf-huruf tertentu dalam bacaan Al-Qur'an. Pembagian mad terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Mad Thabi'i: Panjang bacaan yang terjadi pada huruf mad (ا، و، ي) yang tidak diikuti oleh huruf hamzah atau sukun, dengan panjang 2 harakat.
- Mad Wajib Muttasil: Panjang bacaan yang terjadi jika huruf mad diikuti oleh huruf hamzah dalam satu kata, dengan panjang 4 hingga 5 harakat.
- Mad Jaiz Muttasil: Panjang bacaan yang juga diikuti oleh huruf hamzah tetapi dalam dua kata, diperbolehkan dibaca 4 atau 5 harakat.
- Mad Lazim: Panjang bacaan yang memiliki huruf mad dan diikuti oleh huruf sukun dalam satu kata, dengan panjang 6 harakat.
2. Cara Membaca
- Mad Thabi'i dibaca dengan menahan suara selama 2 harakat.
- Mad Wajib Muttasil dibaca dengan menahan suara selama 4 hingga 5 harakat.
- Mad Jaiz Muttasil bisa dibaca 4 atau 5 harakat, tergantung pilihan.
- Mad Lazim dibaca dengan menahan suara selama 6 harakat.
3. CONTOH-CONTOH LENGKAP
- Mad Thabi'i:
- كَتَبَ (kataba)
- رَجُلٌ (rajulun)
- Mad Wajib Muttasil:
- آمَنُوا (āmanū)
- إِيَّاكَ (iyyāka)
- Mad Jaiz Muttasil:
- إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ (innā a‘ṭaynākā)
- Mad Lazim:
- الْمُدَثِّرِ (almudaththir)
- الْمُكَاثِبِ (almukāthib)
Dengan mempelajari pembagian mad, kita dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an dan memahami cara yang benar dalam membaca setiap lafadz.