Definisi & Hukum Bacaan
Hukum Ta’ Ta’nits merujuk pada dua bentuk huruf akhir dalam bahasa Arab, yaitu Ta Marbutah (ة) dan Ta Maftuhah (ت).
- Ta Marbutah (ة): Merupakan huruf yang berbentuk bulat di akhir kata dan biasanya diucapkan dengan bunyi 'h' ketika diikuti dengan huruf yang tidak diakhiri dengan huruf hidup.
- Ta Maftuhah (ت): Merupakan huruf yang berbentuk tegak dan diucapkan dengan bunyi 't'.
Hukum bacaan ini penting untuk membedakan antara kata-kata yang memiliki makna yang berbeda.
Cara Membaca
- Ta Marbutah: Ketika bersandar pada kata, dibaca 'h' (tanpa bunyi 't') kecuali jika kata tersebut diikuti oleh kata lain yang dimulai dengan huruf hidup.
- Ta Maftuhah: Selalu dibaca 't' tanpa pengecualian.
CONTOH-CONTOH LENGKAP
-
Contoh Ta Marbutah:
- Ayat: وَأُمَّهَاتُكُمْ أَحْدَى (Q.S. An-Nisa: 23)
- Latin: Wa ummahatukum ahda
- Kata: أُمَّهَاتُكُمْ (Ummahatukum)
- Ayat: وَأُمَّهَاتُكُمْ أَحْدَى (Q.S. An-Nisa: 23)
-
Contoh Ta Maftuhah:
- Ayat: إِنَّ اللَّـهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (Q.S. Al-Baqarah: 153)
- Latin: Inna Allaha ma'a as-sabirin
- Kata: الصَّابِرِينَ (As-sabirin)
- Ayat: إِنَّ اللَّـهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (Q.S. Al-Baqarah: 153)
-
Contoh dalam Kalimat:
- Ta Marbutah: كَتَبَتْ (Katabat - dia (perempuan) menulis)
- Ta Maftuhah: كَتَبَتْ (Katabat - dia (perempuan) menulis)
Penting untuk memahami perbedaan ini dalam membaca Al-Qur'an agar makna yang disampaikan menjadi jelas dan benar.