Definisi & Hukum Bacaan
Dhad (ض) dan Zha (ظ) adalah dua huruf dalam bahasa Arab yang sering kali membingungkan para pembaca Al-Qur'an. Keduanya memiliki bunyi yang berbeda, meskipun dalam beberapa dialek dapat terdengar mirip.
- Dhad (ض): Merupakan huruf yang memiliki suara khas yang tidak terdapat dalam bahasa lain. Dikenal sebagai 'Dhad' al-Jadid (دَاد الجديدة) atau 'Dhad' al-Qur'an.
- Zha (ظ): Merupakan huruf yang lebih lembut dibandingkan Dhad, dan juga memiliki suara yang tidak ada dalam beberapa bahasa.
Hukum bacaan dari kedua huruf ini adalah harus dibaca dengan jelas dan tepat, mengingat perbedaan makna yang dihasilkan dari kesalahan pengucapannya.
Cara Membaca
- Untuk membaca Dhad, posisi lidah harus diletakkan di belakang gigi taring. Bunyi yang dihasilkan harus tegas dan jelas.
- Untuk membaca Zha, lidah harus diletakkan di belakang gigi atas, dengan bunyi yang lebih lembut dibandingkan Dhad.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
-
Contoh Bacaan Dhad (ض):
- Ayat: ﴿ وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ﴾ (Al-Haaqqa: 17)
- Latin: Wa mā adrāka mā yaumul faṣl.
-
Contoh Bacaan Zha (ظ):
- Ayat: ﴿ إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ كَانُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلنَّارِ خَـٰلِدِينَ فِيهَآ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ ٱلْبَرِيَّةِ ﴾ (Al-Bayyina: 6)
- Latin: Inna alladhīna kafarū kānū min ahlinnāri khālidīna fīhā ulā'ika hum sharrul bāriyyah.
-
Perbedaan Bacaan:
- Dhad (ض): الضَّالِّينَ (Al-Fātiḥah: 7)
- Zha (ظ): ٱلظَّالِمِينَ (Al-Baqarah: 254)
- Latin Dhad: aḍ-ḍāllīn
- Latin Zha: az-zālimīn
Mempelajari perbedaan antara Dhad dan Zha sangat penting dalam membaca Al-Qur'an dengan benar, karena kesalahan dalam pengucapan dapat mengubah makna secara signifikan.