Definisi & Hukum Bacaan
Mad adalah pembacaan huruf yang diperpanjang, sedangkan Qasr adalah pembacaan huruf yang dipendekkan. Dalam ilmu Tajwid, mad dan qasr memiliki hukum yang berbeda.
-
Mad: Ketika sebuah huruf mad bertemu dengan huruf yang tepat, maka pembacaan huruf tersebut harus diperpanjang. Terdapat beberapa jenis mad, seperti:
- Mad Thabi'i (mad alami), dibaca 2 harakat.
- Mad Jaiz (mad yang diperbolehkan), bisa dibaca 2 atau 4 harakat.
- Mad Lazim (mad yang wajib), dibaca 6 harakat.
-
Qasr: Pembacaan huruf yang tidak diperpanjang, biasanya terjadi ketika ada huruf yang tidak memenuhi syarat untuk dibaca panjang.
Cara Membaca
- Untuk mad, perpanjangan dilakukan dengan cara mengeluarkan suara dari tenggorokan dan membiarkan suara tersebut berlangsung sesuai dengan jenis mad yang digunakan. Misalnya, mad thabi'i dibaca dengan 2 harakat tanpa jeda.
- Untuk qasr, pembacaan dilakukan secara cepat dan langsung tanpa jeda dan perpanjangan, menyentuh huruf setelahnya tanpa menambah durasi suara.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
-
Mad Thabi'i:
- Contoh: "وَالْمَاءُ" (wal-ma'u)
- Pembacaan: 2 harakat
-
Mad Jaiz:
- Contoh: "مَّا أَحْلَكُمُ" (ma ahlakum)
- Pembacaan: bisa 2 atau 4 harakat
-
Mad Lazim:
- Contoh: "الْمُقَارَبَةُ" (al-muqarabah)
- Pembacaan: 6 harakat
-
Contoh Qasr:
- Contoh: "مَا أَفْعَلُ" (ma af'alu)
- Pembacaan: langsung tanpa perpanjangan